Bagaimana Legalitas Bank Digital di Indonesia?

Belakangan ini marak aktivitas keuangan yang diusung oleh digital bank atau bank digital. Di Indonesia, masih banyak yang ragu dengan bank digital. Apakah itu bank digital? Apakah bank digital aman? Semua menjari pertanyaan yang banyak dicari jawabannya oleh publik.

Apa Itu Bank Digital?

Bank digital didefinisikan sebagai lembaga keuangan bank yang menyediakan sekaligus menjalankan kegiatan usaha yang layanannya berbasis saluran elektronik. Bank digital tidak memerlukan kantor fisik kantor pusat atau juga menggunakan kantor fisik terbatas yang tidak melayani jasa perbankan sepenuhnya melalui tatap muka.

Selama ini kita mengenal bank komersial berupa bank umum dan bank perkreditan rakyat. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bank digital https://slotjokerliga365.com bukanlah jenis baru dari bank. Ialah merupakan turunan dari jenis bank yang sudah ada tersebut.

Hanya saja basisnya secara digital. Dan ini, tidak kemudian mengubah pengertian bank secara kelembagaan.

Kantor Bank Digital

Seperti telah disinggung sebelumnya. Bank digital tidak diwajibkan memiliki kantor fisik kecuali kantor pusat. Ini menjadi syarat minimal keberadaan bank digital.

Syarat Menjadi Bank Digital

Syarat bank digital bisa beroperasi bisa melalui pendirian bank BHI sebagai bank digital atau sebagai transormasi dari bank BHI yang sudah ada sebelumnya namun akan diubah menjadi bank digital.

Lalu, bank BHI yang akan beroperasi sebagai bank digital juga harus memenuhi beberapa persyaratan. Syarat-syarat tersebut antara lain sebagai berikut.

  • Telah memiliki model bisnis yang menggunakan teknologi inovatif serta aman demi pelayanan terbaik untuk nasabah
  • Telah memiliki kemampuan guna mengelola model bisnis perbankan digital yang tidak hanya terpercaya namu juga berkelanjutan.
  • Mampu melakukan manajamen risiko yang memadai
  • Telah memenuhi aspek terkait tata kelola. Termasuk di dalamnya perihal mengisi direkasi dengan orang yang kompeten dalam bidang teknologi informasi serta kompetensi-kompetensi lainya sesua dengan peraturan yang dibuat oleh OJK terkait penilaian kemampuan dan kepatutan bagi pihak utama di lembaha jasa keuangan terkait.
  • Syarat selanjutnya adalah mampu menjalankan perlingunan bagi nasabah. Selain itu, bank digital juga harus mampu memberikan perlindungan terkait kemanan data nasabah.
  • Terakhir, yakni dengan memberikan upaya yang kontributif pada pengembangan ekosistem keuangan digital serta inklusi keuangan.

Izin Khusus Operasi Bank Digital

Dari aspek perizinan, Otoritas Jasa Keuangan tidak menerbitkan izin secara khusus untuk bank digital. Hal ini dikarenakan bank digital tidak membedakan antar bank digital dengan bank komersial lainnya.

Kendati demikian, dalam waktu dekat OJK akan merilis aturan mengeni implementasi fully digital bank. Lebih detail, aturan terkait petunjuk pelaksanaan bank digital akan melanjutkan Peraturan OJK (POJK) bernomor Nomor 12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum yang berisi 19 bab dan 160 pasal.

Petunjuk teknis tersebut nantinya akan menitikberatkan pada aspek efisiensi operasi bank digital. Selain itu, aspek prudensial juga masih menjadi yang utama dan tidak akan diabaikan.

OJK menghimbau pada bank BHI yang mengklaim dirinya sebagai bank digital supaya berpedoman pada ketentuan yang mengatur bank digital serta perundang-undangan yang berlaku. Bukan hanya melabeli diri sebagai bank digital namun semata-mata gimmick belaka.

Dikutip dari CNBC, Anggota Dewan Komisioner & Kepada Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Heru Kristiyana pada hari Jumat 27 Agustus 2021 mengatakan, “Salah satunya syarat mengenai manajemen risikonya bagus, direksi sudah mengerti mengenai digitalisasi, aspek perlindungan nasabah, keamanan siber, dan sebagainya. Ini semua harus dipenuhi terlebih dahulu. OJK akan supervisi untuk mengarahkan bank dengan POJK ini supaya tetap bertujuan untuk perlindungan nasabah.”

Ketahui, Cara Aman Simpan Uang Di Bank Agar Tenang

Kini memang sudah bukan zamannya menabung di bawah kasuratau lemari baju. Selain lebih beresiko terkena pencurian, menabung dengan cara tradisional ini juga rawan robek akibat dimakan rayap. Dengan munculnya banyak bank, kini cara aman simpan uang di bank menjadi pilihan banyak orang. Kamu akan mendapatkan sebuah buku rekening tabungan yang bisa dimanfaatkan untuk banyak hal.

Meski begitu sebaiknya kamu juga harus tetap waspada ketika menabung di bank. Karena saat ini banyak sekali oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang melakukan tidak pencurian, seperti membobol tabungan. Modus yang digunakan pun juga bermacam-macam, oleh karena itu ketahui cara aman menabung di bank berikut ini:

5 cara aman simpan uang di bank

1. Pilih bank terpercaya

Sebelum kamu memutuskan untuk membuka rekening tabungan, sebaiknya pilih terlebih dahulu mana bank yang terpercaya untuk menyimpan uang. Ciri-ciri bank terpercaya adalah memiliki kredilitas yang baik dan rekam jejak yang bersih.

Pastikan juga bank tersebut tercatat menjadi salah satu peserta LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Sebab jika sebuah bank bankrut, maka tabungan kamu nantinya akan diganti langsung oleh pihak LPS.

2. Cek saldo tabungan secara rutin

Jika sudah memiliki buku rekening tabungan, maka rajinlah untuk mengecek saldo,paling tidak satu bulan sekali. Jika kamu tidak mengaktifkan layanan digital seperti mobile banking, kamu dapat mengeceknya lewat gerai ATM atau mencetak buku rekening di kantor cabang terdekat.

Namun agar lebih mudah dalam melakukan pengecekkan setiap saat, sebaiknya kamu mengaktifkan mobile atau internet banking. Apabila da suatu https://slotjokerliga365.com transaksi yang terasa janggal, kamu bisa segera melaporkan kasus tersebut ke pihak bank.

3. Gunakan pin yang sulit ditebak

Pada umumnya, sebagian besar orang akan menggunakan pin yang sama pada akun keuangan mereka agar lebih mudah diingat. Namun kebiasaan tersebut justru sangat rawan, apalagi jika salah satu akun sudah pernah terbobol. Maka akun yang lain pun juga bisa dibobol oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dengan mudah karena pin yang digunakan sama.

Pastika cara aman simpan uang kamu di bank menggunakan pin yang berbeda-beda dan sulit ditebak, terlebih jika memiliki tabungan lebih dari satu. Catat pin dan simpan dengan aman agar ketika kamu lupa bisa melihatnya kembali untuk mengingat.

4. Simpan kartu ATM dan buku tabungan

Ketika seorang nasabah membuka rekening pasti akan mendapatkan buku rekening dan juga kartu ATM untuk melakukan transaksi keuagan. Simpan kedua berkas tersebut dengan aman dan jangan sampai jatuh atau berpindah tangan ke orang lain. Sebab hal tersebut berpotensi disalahgunakan apalagi jika kode dan PIN kartu ATM duketahui oleh orang lain.

5. 5. Lindungi data diri untuk semua akun perbankan

Kamu juga harus merahasiakan data-data yang berkaitan dengan akun perbankan, mulai dari pasword, User ID , kata sandi, kode OTP, PIN dan sejenisnya. Usahakan jangan mempublikasikan nomor yang kamu gunakan pada akun perbankan di media sosial. Akan lebih baik lagi jika menggunakan nomor yang berbeda antara aun perbankan dan kepentingan sehari-hari. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih membuat tindak kejahatan juga semakin bervariatif. Banyak sekali modus yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk membobol uang kamu, baik melalui telepon atau via SMS. Oleh karena itu dengan selalu lakukan cara aman simpan uang di atas agar tabungan kamu di bak tetap aman.

Dampak Inflasi Karena Burden Sharing

Menyusul pandemi yang tidak segera surut, kondisi ekonomi negara-negara penderita gelombang kedua Covid 19 ini juga makin memburuk. Hal ini menjadi salah satu penyebab bantuan negara tidak didapatkan oleh masyarakat seperti umumnya. Kondisi ini memaksa negara untuk melakukan burden sharing.

Burden sharing sendiri mendatangkan banyak pertanyaan. Salah satunya adalah inflasi karena burden sharing. Untuk tahu lebih lanjut mengenai inflasi yang disebabkan karena burden sharing ini berikut ini adalah beberapa informasi mengenai inflasi dan burden sharing. Hal ini juga sudah diprediksi oleh ekonom bank mandiri.

Informasi penting mengenai inflasi karena burden sharing

Sebelum bicara lebih lanjut mengenai inflasi yang disebabkan karena burden sharing, kita kenali dahulu apa yang disebut dengan burden sharing. Burden sharing merupakan sebuah upaya pemerintah dalam melakukan kerja sama mengatasi masalah ekonomi. Kerja sama ini dilakukan oleh kementerian keuangan dan juga oleh Bank Indonesia.

Kerja sama pembagian beban ini dikhawatirkan menyebabkan inflasi seperti yang pernah terjadi dari era reformasi yaitu di tahun 1998. Lalu apakah kondisi ini akan benar-benar menyebabkan inflasi? Ini dia ulasannya.

·         Inflasi karena burden sharing

Pada dasarnya negara paham bahwa inflasi bisa menjadi salah satu efek penyerta pada burden sharing. Banyak orang yang takut bahwa kondisi ekonomi akan tumbang sering dengan adanya burden sharing ini.

Ekonom juga menyatakan bahwa inflasi sangat mungkin muncul akibat skema pembagian beban ini. Akan tetapi jumlah inflasi masih ada dalam kondisi normal. Jumlah inflasi ini diperkirakan akan berkisar antar 2% hingga 4%.

Pihaknya juga menyatakan bahwa inflasi tahun ini akan lebih besar dari tahun ini. Diperkirakan inflasi di tahun 2022 akan mencapai 3.1% yang mana https://slotjokerliga365.com masih dalam kondisi yang aman. Akan tetapi inflasi ini sudah diprediksi dan bertujuan untuk pemulihan ekonomi.

·         Jaminan inflasi masih terkendali

Meski akan menyebabkan penambahan inflasi, akan tetapi jumlah inflasi ini masih akan terkendali. Hal ini disebabkan karena kondisi Covid 19 di perkirakan akan segera membaik. Ekonom dari mandiri ini sudah memperkirakan bahwa angka Covid 19 tiap harinya bisa di tekan dengan adanya PPKM dan juga adanya vaksinasi yang makin gencar membuat masalah ini diharapkan akan makin menurun.

Dengan penurunan jumlah kasus ini, PPKM mungkin akan segera dilonggarkan. Dengan adanya pelonggaran ini, kegiatan ekonomi bisa dilanjutkan dan roda ekonomi akan segera berputar. Hal inilah yang membuat pemerintah yakin bahwa kondisi pandemi maupun inflasi akan berhasil dikendalikan di masa depan.

Selain karena pelonggaran PPKM, hal lain yang disebut dapat membantu segera memperbaiki kondisi ekonomi ini adalah adanya insentif pajak konsumen yang akan selesai di tahun depan. Hal ini dapat menjadi salah satu aspek penting dalam normalisasi harga di tahun depan.

·         Kemungkinan inflasi memburuk

Meski kondisi inflasi ini sudah dipersiapkan dan diprediksi dengan banyak aspek. Akan tetapi tetap ada faktor ancaman lain. Salah satu faktor ancaman lain inflasi dalam hal ini adalah tindakan dari Amerika Serikat yang mengeluarkan kebijakan moneter yaitu dengan menurunkan harga komoditas. Hal inilah yang memungkinkan kondisi ekonomi Indonesia akan terancam.

Meski begitu, pemerintah akan tetap yakin bahwa kondisi ekonomi akan terus membaik terutama adanya prediksi bahwa harga emas yang merupakan penyumbang terbesar inflasi akan turun. Hal inilah yang membuat inflasi karena burden sharing diprediksi tetap bisa dikendalikan.

BNI Kini Mendorong Realisasi Penyaluran Dana Bansos

Sampai dengan saat ini virus covid 19 belum juga berakhir hingga akhirnya PPKM pun diberlakukan. Tentu saja hal tersebut berimbas pada berbagai sektor termasuk sektor ekonomi. Jika sudah begini bagaimana keberlangsungan hidup kedepannya nanti. Apalagi pengangguran semakin banyak terjadi. Kali ini pemerintah pun menggenjot beragam penyaluran bantuan sosial. Dimana hal tersebut sebagai jaring pengaman sosial demi menekan dampak virus corona terhadap bidang perekonomian. BNI sebagai penyalur dana bansos tentunya sangat membantu.

Kali ini Kementerian Sosial RI bersama dengan bank penyalur dana bantuan sosial menyerukan supaya penerima bantuan sudah menerima dananya. Para penerima bantuan seharusnya segera melakukan penarikan uangnya. PT Bank Negara Indonesia menjadi salah satu bank yang menjadi penyalur dana bansos.

Corporate Secretary BNI mengatakan jika pihaknya sudah memperoleh amanat dari pemerintah agar mampu menyalurkan dana bos. Sampai dengan saat ini pun BNI sebagai penyalur dana bansos dipercaya oleh masyarakat. Bahkan hingga sekarang masih bertugas menyalurkan program Sembako kepada sekitar 5,8 juta keluarga penerima manfaat dengan https://slotjokerliga365.com adanya total dana senilai Rp 10,21 triliun. Pastinya nominal ini terbilang tinggi sekali demi membantu perekonomian rakyat. BNI juga ditugaskan menyalurkan Bansos Program Keluarga Harapan kepada 4,1 juta penerima KPM dengan total dana senilai Rp 7,29 triliun. KPM penerima bantuan pun sudah tersebar di 108 kota dan juga kabupaten.

Ketahui penyebab rekening diblokir

Ucapan rasa terima kasih pun disampaikan terlebih kepada Menteri Sosial yang sudah memantau jalannya proses penyaluran dana bajtuan tersebut. Semoga saja bantuan tersebut bisa membantu perekonomian rakyat. Hingga dipergunakan untuk menambah penghasilannya. Sampai dengan sekarang ini sebagian dari KPM masih saja belum mencairkan dana bantuannya. Dimana kendalanya kebanyakan karena rekening diblokir.

Tentunya kamu penerima dana bansos harus mengerti apa saja penyebab rekening bisa terblokir. Namun tidak semua paham akan hal ini. Kebanyakan masih bertanya-tanya mengapa rekeningnya bisa terblokir. Dari pada penasaran sebaiknya simak penjelasan berikut ini:

  • KPM tidak datang melakukan pengambilan kartu ketika ada kegiatan pembagian di kelurahan setempat.
  • Tidak menarik dana bansos dalam kurun waktu setidaknya 90 hari. Terhitung semenjak dana bantuan sosial tersebut disalurkan. Jika sudah melebihi batasan waktu tersebut maka rekening kamu pun otomatis sudah terblokir.

KPM penerima bantuan sosial seharusnya mendatangi tempat dimana pembagian Kartu Keluarga Sejahtera dilakukan. Biasanya ketentuan tempat sudah diatur oleh pemerintah daerah maupun Dinas Sosial. Jadi usahakan kamu mengetahui beragam informasi penting yang dibutuhkan.

Ketika kamu sudah menerima kartu KKS,KPM pun diminta segera mencairkan dana serta membelanjakan semua bansos yang telah masuk dalam rekening masing-masing. Hal tersebut memang diberlakukan baik bagi penerima program sembako maupun bansos pkh yang telah memasuki tahap ketiga.

Pencairan pun kini bisa kamu lakukan di e-waroeng, agen46 maupun ATM BNI yang sudah tersebar hingga keseluruh Indonesia. Kini sudah tercatat lebih dari 51000 agen46 dihadirkan sebagai penyalur bansos. Sedangkan 17000 mesin ATM sudah dipergunakan menjadi tempat transaksi bansos oleh KPM. Semoga dana bantuan yang sudah dihadirkan ini mampu meringankan kebutuhan masyarakat. Apalagi masa pandemi seperti sekarang ini angka pengangguran semakin melonjak. Sebagai penerima bantuan sosial harus memanfaatkan dana tersebut sebaik mungkin. Karena tidak semua orang beruntung memperoleh bantuan tersebut.

Kementerian Sosial RI beserta seluruh Dinas Sosial yang berada di kabupaten maupun kota terus melakukan upaya percepatan pencairan dana. Dimana hal tersebut dilakukan supaya semua dana bantuan sosial segera diterima oleh KPM. Bagi kamu penerima bantuan usahakan memenuhi semua persyaratan yang ada. Dan yang paling penting tentu saja usahakan supaya rekening kamu tidak terblokir.

Cari tahu informasi sebanyak mungkin mengenai dana bantuan sosial ini. Dengan begitu kamu mengerti bagaimana cara pencairannya dan bisa kamu lakukan sesuai waktu yang sudah ditentukan. BNI sebagai penyalur dana bansos pastinya memberikan suatu arahan bagaimana pencairan dana tersebut.

Manfaat SNAP Bank Indonesia Untuk Nasabah Bank dan Fintech

Makin banyak promosi dan makin banyak kemudahan yang ditawarkan dalam dunia perbankan digital di era modern ini. Akan tetapi perkembangan yang sangat signifikan ini membuat tidak sedikit pihak yang mengalami kerugian terutama konsumen. Inilah yang membuat Bank Indonesia kemudian menciptakan SNAP. Berikut ini adalah manfaat SNAP Bank Indonesia terutama untuk konsumen.

Manfaat SNAP Bank Indonesia bagi konsumen

Jika dahulu ada banyak sekali celah yang bisa digunakan untuk fintach abal-abal dalam mendapatkan keuntungan non legal dari konsumen, kini hal ini tidak mungkin bisa dilakukan kembali. Mengapa? Hal ini disebabkan karena Bank Indonesia mengeluarkan SNAP yang bermanfaat untuk memudahkan dan melindungi konsumen.

·         Apa itu SNAP?

Sebelum kita membahas mengenai apa manfaat dari SNAP, hal pertama yang harus kita perhatian adalah mengenai apa yang dimaksud dengan SNAP. Program ini sendiri merupakan sebuah singkatan dari Standarisasi open Application Programming Inteface. SNAP merupakan sebuah aturan atau seperangkat protokol yang akan mengatur hubungan antara bank dengan fintech.

·         Tujuan SNAP

Pada dasarnya SNAP adalah sebuah upaya dari Bank Indonesia untuk mengatur hubungan antara bank dan juga fintech agar bisa menghadirkan https://slotjokerliga365.com sistem pembayaran digital yang sehat, inovatif dan kompetitif. Intinya, tujuan dari SNAP adalah untuk membuat standarisasi dalam hal pembayaran sistem digital.

Dengan standarisasi yang diatur oleh SNAP, maka masalah dan kejahatan di dunia pembayaran digital dapat di minimalisir. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa cek ulasan manfaat dari SNAP di bawah ini.

·         Manfaat dari SNAP untuk konsumen

Tanpa bantuan dari Bank Indonesia, tidak sedikit konsumen yang salah memilih fintech Anda mengalami kerugian. Hal inilah yang membuat SNAP bisa jadi solusi untuk memudahkan aktivitas konsumen dalam melakukan transaksi digital.

Nah, manfaat yang diberikan oleh SNAP pada konsumen ini antara lain adalah :

  • Pembayaran lebih mudah dan fleksibel

Salah satu hal yang sangat menguntungkan dengan adanya SNAP adalah kemudahan dalam hal pembayaran. Jika dahulu pembayaran hanya bisa dilakukan dengan satu bank atau satu fintech, kini pembayaran bisa dilakukan dengan menggunakan sistem pembayaran yang lebih mudah dan lebih fleksibel. Dengan adanya SNAP kamu sebagai konsumen bisa memilih sistem pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan.

  • Standarisasi bahasa

Hal selanjutnya yang menguntungkan dengan adanya SNAP adalah adanya standarisasi bahasa. Dengan adanya SNAP, kini setiap bank dan juga fintech akan menggunakan bahasa Indonesia dalam hal bahasa pengantarnya.

Hal ini penting karena tidak semua orang di Indonesia bisa memahami Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dari sebuah aplikasi. Dengan adanya penyetaraan Bahasa Indonesia ini konsumen bisa lebih dilindungi.

  • Perlindungan data

Terakhir, keuntungan yang akan didapatkan oleh konsumen dengan adanya SNAP ini adalah adanya perlindungan data. Perlindungan data sangat penting di era global ini. Pasalnya belakangan ini ada banyak sekali kasus pencurian data yang pada akhirnya menyebabkan konsumen dirugikan.

Hal-hal yang berhubungan dengan aturan SNAP untuk bank dan fintech ini sudah berlaku di tanggal 13 Agustus kemarin. Hal ini wajib dilaksanakan oleh perbankan dan fintech dengan landasan aturan yaitu Peraturan Bank Indonesia atau PBI No. 23/11/PBI/2021. Selain mengatur mengenai manfaat SNAP Bank Indonesia, ada banyak hal penting lain yang nantinya diatur lebih dalam pada aturan ini. Untuk kamu yang penasaran mengenai aturan-aturan ini, kamu bisa langsung cek dokumen aturan dari Bank Indonesia ini.

Ketahui Cara Memilih Tabungan Bank Yang Tepat

Menabung merupakan salah satu kebiasaan yang tentu sudah diajarkan orang tua sejak kecil. Jika pada zaman dahulu kebanyakan orang menabung dengan cara meletakannya di dalam celengan, lain halnya dengan sekarang yang menggunakan jasa bank. Dewasa ini,menabung di bank lebih banyak dipilih karena selain cara memilih tabungan bank yang mudah, keamanan uang kamu juga terjamin karena diawasi oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).

Sebelum cara memilih tabungan bank, kenali 5 macam-macam tabungan bank berikut:

Ketika akan menabung di bank, tentu kamu akan dihadapkan pada beberapa pilihan jenis tabungan. Dan dalam memilih jenis tabungan yang tepat, kamu harus menyesuaikannya dengan tujuan yang dingin dicapai. Nah berikut ini beberapa jenis tabungan di bank yang perlu kamu ketahui:

  1. Tabungan Konvensional

Tabungan pertama dan menjadi tabungan yang paling umum digunakan banyak orang adalah konvenisonal. Biasanya bank akan memberikan fasilitas https://slotjokerliga365.com berupa kartu ATM (Ajungan Tunai Mandiri) untuk bertransaksi di luar kantor bank. Dengan begitu nasabah bisa melakukan transaksi kapanpun dan dimanapun di gerai ATM.

Selain itu nasabah juga akan mendapat dokumen berupa buku tabungan. Disamping memberikan bungan sekitar 0,5% hingga 2%, terdapat biaya administrasi bulanan yang harus ditanggung oleh nasabah.

  • Tabungan berjangka

Jika kamu menabiung karena ingin memiliki tujuan tertentu dalam jangka waktu yang cukup lama, maka tabungan berjangka bisa menjadi pilihan tepat. Misalnya saja digunakan untuk biaya pendidikan anak ketika masuk universitas kelak. Tabungan berjangka bisa diambil sesuai dengan jatuh tempo yang telah disepakati sebelumnya..

Dibandingkan tabungan konvensional, tabungan ini memiliki suku bungan yang lebih besar. Dengan menggunakan tabungan ini, maka kamu harus bersedia menabung secara rutin karena pihak bank akan melakukan auto debit pada rekening.

  • Tabungan bisnis

Sesuai dengan namanya, tabungan ini diperuntukkan pada bisnis yang sedang kamu jalankan. Selain memiliki suku bunga yang lebih tinggi, kamu juga dapat melakukan transaksi berupa transfer dengan limit yang juga lebih besar dibandingkan tabungan biasa.

Namun perlu kamu ketahui untuk membuka rekening tabungan bisnis maka kamu harus melakukan setoran awal dengan jumlah yang cukup besar. Selain itu untuk setoran bulanan juga terdapat minimum yang ditentukan. cara memilih tabungan di bank ini akan sangat bermanfaat bagi kamu yang sedang menjalankan wirausaha.

  • Tabungan Haji

Tabungan ini pada umumnya dibuka oleh umat islam sebagai tabungan untuk melaksanakan ibadah haji atau umroh.  Dengan membuka tabungan ini, maka secara otomatis kamu akan mendapatkan kouta daftar untuk berangkat haji atau umroh. Namun biaya yang dibebankan kepada para nasabah berbeda-beda untuk setiap tahunnya sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan Kementrian Agama.

  • Tabungan anak

Untuk mengajarkan anak-anak akan pentingnya disiplin menabung, maka pihak bak juga membuka tabungan anak. Adapaun jumlah minimum setoran yang dibebankan sangatlah kecil dengan peraturan yang ringan serta biaya administrasi yang sedikit. Kamu bisa membuka tabungan anak untuk mengajarkan buah hati anda kebiasaan menabung sejak dini.

  • Tabungan pegawai

Tabungan pegawai diperuntukkan  bagi kamu dengan fasilitas kerja bersama dengan perusahaan tempat bekerja. Perusahaan akan mentransfer gaji yang kamu peroleh melalui tabungan ini, sehingga kamu tidak perlu repot untuk membuka tabungan baru. Kamu juga dapat melakukan pengajuan pinjaman kredit kepada bank melalui tabungan ini.

Ini Dia 5 Kelebihan Menggunakan M-Banking

Mobile banking atau biasa disebut dengan m-banking merupakan suatu layanan modern di bidang perbankan yang berbasis mobile. Banyak sekali yang ternyata masih kurang paham atas layanan yang satu ini sehingga tidak segera mendaftarkannya. Padahal, ada banyak sekali kelebihan menggunakan m-banking apalagi di masa pandemi seperti saat ini.

Berbagai Kelebihan Menggunakan M-Banking

Penasaran dengan apa saja kelebihan dari menggunakan m-bangking ini? Lihat kelebihan-kelebihannya di bawah ini:

  1. Lebih Aman

Kelebihan yang pertama ialah kamu akan menjadi lebih aman. Amannya bagaimana? Kamu itu mengganti penggunaan kartu konvensional dengan menggunakan HP. Padahal HP adalah barang yang tak pernah lepas dari tangan manusia zaman sekarang.

Tak hanya itu saja, keamanan juga terbukti bahwa HP zaman sekarang telah dilengkapi berbagai fitur keamanan yang canggih. Ada yang menggunakan kata sandi, pin, pola, fingerprint, face id, hingga menggunakan retina.

Nah, jika kamu menggunakan m-banking sekaligus kartu, dan ternyata kartunya hilang maka bisa langsung blokir lewat HP saat itu juga. Jadi, kamu bisa https://slotjokerliga365.com menghilangkan akses bagi orang yang saat itu sedang memegang kartu kamu. Jadi, uang yang ada di dalamnya sudah pasti aman.

  • Sangat Praktis

Kelebihan yang kedua adalah membuat kamu makin praktis. Ya, ada banyak sekali fitur Dari m-banking ini yang bisa membuat kamu bisa hidup makin mudah. Contohnya adalah kamu kini tak perlu membawa dompet dengan isi uang tunai atau kartu yang banyak. Ya, kamu cukup membawa HP saja ke mana-mana sehingga tas menjadi lebih ringan.

Tak hanya itu saja, jika kamu ingin membayar sesuatu dengan menggunakan uang tunai maka bisa tarik tunai di ATM tanpa kartu. Nah, untuk pembayaran berbagai transaksi, kamu bisa memanfaatkan fitur transfer atau bisa juga dengan memindai kode QR yang disediakan. Jadi, tak perlu lagi membawa tas berat-berat apalagi dompet yang besar.

  • Bisa Memantau Informasi Rekening 24 Jam Non Stop

Kelebihan yang selanjutnya adalah kamu bisa memantau informasi rekening selama 24 jam non stop. Tak  ada batasan aplikasi m-banking itu dibuka sehingga kamu bisa masuk dan melihat saldo atau riwayat transaksi setiap waktu.

Jadi, kamu tak perlu nge-print buku rekening ke bank karena di aplikasi sudah terlihat jelas semua transaksi yang telah dilakukan.

  • Gratis, Tanpa Biaya Tambahan

Untuk mendaftar M-banking ini, kamu juga tak dikenai biaya sepeser pun. Kamu tinggal mengunduh aplikasi m-banking dari bank favorit, datang ke bank, dan semuanya akan diurus sempurna tanpa pungutan biaya. Bahkan, kamu tak hanya bisa datang ke Bank, ada beberapa bank yang membuka pelayanan ini dengan menggunakan sistem video call.

  • Banyak Bonus yang Diberikan

Terakhir, ternyata dengan menggunakan m-banking itu kamu bisa mendapatkan bonus yang beragam untuk bertransaksi. Ya, pihak bank tertentu memberikan poin atau promo menarik jika kamu bertransaksi menggunakan m-banking. Dengan ini, kamu tetap bisa belanja tapi masih bisa menghemat pengeluaran. Untuk promo atau bonusnya, tergantung bank masing-masing ya….

Nah, jika kamu masih belum memiliki m-banking maka sebaiknya cepat-cepat mendaftar ke bank agar semuanya bisa lebih mudah. Tapi, di balik kelebihan menggunakan M-banking di atas ada efek samping yang membuat kamu menjadi kecanduan belanja. Oleh karena itu, walaupun praktis kamu tetap harus memikirkan keuangan untuk masa depan yang lebih cerah.

Jangan Bingung Lagi! Inilah Perbedaan Bank Konvensional dan Bank Syariah

Di Indonesia, kita mengenal ada dua jenis bank yang populer yaitu bank umum atau bank konvensional dan bank syariah. Kedua bank ini beroperasi berdampingan dan cukup membuat bingung banyak masyarakat dalam memilih. Ya, ternyata masih banyak masyarakat yang belum mengerti apa saja perbedaan bank konvensional dan bank syariah.

Perbedaan Bank Konvensional dan Bank Syariah

Maka  dari itu, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai perbedaan antara keduanya agar kamu bisa memilih mana yang terbaik. Sudah penasaran kan? Lihat penjelasannya di bawah ini:

  1. Perbedaan Dasar Hukumnya

Perbedaan yang pertama bisa dilihat dari dasar hukumnya. Untuk bank konvensional menggunakan dasar hukum Undang-undang Perbankan, aturan dari OJK dan Bank Indonesia.

Sedangkan untuk bank syariah lebih kompleks yaitu Undang-undang No. 7 tahun 1992 mengenai Perbankan yang kini diamendemen https://slotjokerliga365.com menjadi UU No. 10 tahun 1998 dan UU No. 21 Tahun 2008. Selain itu harus patuh pada aturan Bank Indonesia, OJK, dan fatwa MUI.

  • Fungsi Tambahan

Walaupun sudah jelas keduanya memiliki fungsi untuk menghimpun dan menyalurkan masyarakat namun Bank Syariah punya fungsi tambahan. Ya, Bank Syariah memiliki fungsi sosial yang cukup tinggi dalam bentuk lembaga Baitul mal yaitu zakat, infak, sedekah, hibah, dan lainnya kepada organisasi pengelola zakat.

  • Kegiatan Operasionalnya Berbeda

Perbedaan selanjutnya terletak pada kegiatan operasionalnya di mana bank konvensional menggunakan prinsip bebas nilai yang mana hanya diatur oleh Undang-undang tanpa terikat oleh aturan agama apa pun.

Sedangkan untuk bank Syariah sendiri harus menggunakan hukum agama Islam yang mana berdasar pada fatwa Majelis Ulama Indonesia atau MUI.

  • Bunga

Perbedaan yang selanjutnya dan paling terlihat adalah adanya bunga atau risiko usaha pada bank konvensional. Inilah yang sering kali dipermasalahkan bagi para umat Muslim dalam menggunakan bank. Sedangkan untuk bank Syariah tidak menggunakan bunga melainkan menggunakan prinsip bagi hasil.

Perbedaannya, pada bank konvensional penentuan tingkat suku bunga dibuat pada akad atau perjanjian awal dengan pedoman selalu untung. Sedangkan untuk bagi hasil untuk menentukan besarnya rasio berdasarkan perhitungan untung dan rugi.

  • Sumber Pendapatannya

Berikutnya, untuk sumber pendapatannya bank konvensional adalah dari Bank Indonesia sebagai bank sentral, pasar uang, dan juga uang bebas dari para emiten. Sedangkan untuk bank Syariah hanya boleh menggunakan sumber keuangan dari kegiatan operasional dengan menggunakan hukum Islam.

  • Denda Keterlambatan Pembayaran Oleh Nasabah

Perbedaan yang selanjutnya bisa dilihat dari denda dari sebuah keterlambatan pembayaran. Bagi para nasabah bank konvensional yang telah membayar atau tidak bisa melunasi tagihan dalam waktu yang telah disepakati maka harus membayar bunga yang juga telah disepakati sebelumnya.

Sedangkan untuk bank syariah, nasabah yang tidak bisa membayar maka tetap akan diberikan sanksi untuk membayar sejumlah uang yang disepakati sebelumnya di mana sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak.

  • Struktur Dewan Pengawas

Terakhir bisa dilihat dari dewan pengawasnya. Untuk bank konvensional diawasi oleh Dewan Komisaris. Sedangkan untuk bank Syariah menggunakan pengawas DPS atau Dewan Pengawas Syariah. Nah, sudah jelas kan apa perbedaan bank konvensional dan bank syariah itu? Kini kamu sudah bisa membedakan antara keduanya dan memilih ingin melakukan transaksi di mana. Semoga informasi di atas bisa memberikan wawasan yang lebih luas untuk pengetahuan perbankan kamu.