BIAYA TRANSFER ANTAR BANK TURUN

Dikabarkan Bank Indonesia akhir tahun ini akan segera menurunkan biaya transfer antar bank di Indonesia. Biaya transfer antar bank turun karena adanya kebijakan baru yang segera terealisasikan oleh BI FAST dan siap diluncurkan bulan Desember 2021 nanti.

Dengan adanya kebijakan baru BI FAST ini yang kemarin biaya per tarnsaksi Rp. 6.500 dan nantinya biaya transfer antar bank turun jadi Rp. 2.500 per transaksi. Kebijakan yang menguntungkan ini akan berlaku mulai bulan desember tahun ini.

Kebijakan ini guna mendukung konsolidasi industri serta intergrasi ( EKD ) Ekonomi dan Keuangan Digital secara nasional dengan cara end to end. Nanti mpo88 kebijakan ini bersifat national driven untuk mewujudkan implentasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia ( BSPI ) tahun 2025.

Biaya Transfer Antar Bank Turun Berlaku Untuk 22 Nama Bank Di Indonesia

Nantinya ada sekitar 22 nama Bank di Indonesia yang akan mendapatkan keuntungan dari adanya kebijakan ini. Ke 22 nama Bank di Indonesia ini nantinya akan mendukung dan menjalankan peraturan baru BI FAST yang dimulai awal Desember tahun ini. Berikut daftar 22 nama Bank yang beruntung :

1. Bank Permata

2. Bank Tabungan Negara ( BTN )

3. Bank Mandiri

4. Bank DBS ( Development Bank Singapore )

5. Bank Danamon Indonnesia

6. Bank CIMB Niaga

7. Bank Central Asia ( BCA )

8. Bank HSBC ( Hongkong Shanghai Banking Corporation Limited )

9. Bank UOB Indonesia

10. Bank Mega

11. Bank Negara Indonesia ( BNI )

12. Bank Syariah Indonesia ( BSI )

13. Bank Overses Chinese Banking Corporation ( OCBC NISP )

14. Bank Rakyat Indonesia ( BRI )

15. Bank Tabungan Negara Unit Usaha Syariah ( BTN UUS )

16. Bank Permata Unit Usaha Syaariah ( Permata UUS )

17. Bank CIMB Niaga Unit Usaha Syariah ( CIMB Niaga UUS )

18. Bank Danamon Indonesia Unit Usaha Syariah ( Danamon Indonesia UUS )

19. Bank Central Asia Syariah ( BCA Syariah )

20. Bank Sinarmas

21. Bank Woori

22. Citibank

Diatas merupakan nama – nama Bank di Indonesia yang beruntung mendapatkan kebijakan penurunan biaya transaksi bulan Desember nanti. Biaya transfer antar Bank turun guna mendukung tercapainya system pembayaran yang CEMUMUAH ( Cepat Murah Mudah Aman dan Handal ).

Tarif yang ditetapkan BI FAST ini dinilai lebih murah dari tariff SKNBI ( Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia ) yang berlaku saat ini sebesar Rp. 2.900 per transaksi. Tapi dalam melakukan jumlah transaksi di BI FAST ini maksimum sebesar Rp. 250 juta dan masih akan di evaluasi lagi secara berkala.

Di bulan Desember tahun 2021 nanti tahap awal berlakunya system implementasi BI FAST akan focus ke layanan transfer kredit individual dulu. Dan selanjutnya layanan system BI FAST akan diperlebar dan diperluas hingga mencakup semua layanan seperti bulk credit, direct debit, dan request for payment.

Kesimpulan yang diambil dari adanya biaya transfer antar Bank turun ini membuat para nasabah perbankan merasa senang karena ini merupakan kabar baik. Karena dulunya banyak nasabah perbankan yang mengeluh karena biaya transfer yang lumayan tinggi.

Kita tunggu saja kelanjutan kebijakan BI FAST ini semoga tetap konsisten serta berkembang dengan baik dan tidak merugikan para nasabah.