Pengertian dan Suku Bunga Deposito BCA

Masyarakat Indonesia pasti sudah tidak asing mendengarkan BCA. Bank yang seringkali menjadi pilihan deposito masyarakat ini menawarkan banyak kelebihan termasuk dari segi suku bunga. Walaupun memang sebagian orang mengatakan bila cara kerja dari deposito mirip dengan tabungan biasa. Agar lebih memahaminya maka Anda perlu membaca ulasan seputar deposito BCA ini.

Pengertian Deposito BCA

Pengertian dari istilah ini adalah investasi yang berupa simpanan jangka panjang. Suku bunga yang ditawarkan di atas bunga tabungan biasa sehingga sebagian nasabah akan memutuskan menyimpan uang melalui produk tersebut.

Besarnya suku bunga produk BCA ini tidak kalah dibandingkan produk serupa yang berasal dari beberapa bank lain seperti BNI, Mandiri, dan lain-lain. Deposito juga dibagi menjadi beberapa macam berdasarkan lama waktu menyimpannya.

Selain itu terdapat juga perbedaan yang didasarkan atas kurs mata uang tertentu. Beberapa pilihan lama waktu yang dapat nasabah pilih yakni satu bulan, tiga bulan, enam bulan, sampai setahun. Sedangkan mpo88 deposito yang dibuat berdasarkan perbedaan kurs mata uang adalah Rupiah, US Dollar, Singapore Dollar, Australia Dollar, Hongkong Dollar, Yen, dan lain-lain.

Bahkan nasabah juga bisa memilih kurs mata uang untuk produk deposito Poundsterling, Euro, sampai Yuan. Sungguh menarik bukan produk yang deposito yang ditawarkan oleh bank BCA ini. Bagi Anda yang kebingungan terhadap cara menghitung deposito dengan jangka waktu tertentu maka dapat mencoba pakai simulasi deposito.

Anda bisa mengakses simulasi tersebut via platform BCA. Asalkan internet Anda lancar maka memahami perhitungan hasil akhir deposito dapat dilakukan melalui online. Tidak lagi harus melulu datang ke BCA terdekat dan bertanya ke Customer Service.

Beberapa Produk Deposito BCA

Nasabah dapat memilih jenis deposito sesuai kebutuhan masing-masing. Pastikan Anda memahami masing-masing produknya sebagai bahan pertimbangan ketika akan mendeposit uang jangka panjang. Beberapa jenisnya langsung saja kita simak berikut.

  1. Deposito Rupiah

Dilansir dari website Cermati, produk deposito Rupiah menawarkan suku bunga cukup kompetitif yakni 3,10%. Setoran yang perlu dilakukan oleh nasabah pertama kali adalah Rp 8 juta. Sedangkan pilihan jangka waktu yang tersedia berupa satu, tiga, enam, maupun dua bulan.

Keunggulan lainnya dari deposito Rupiah adalah Anda akan bisa melakukan transfer bunga menuju rekening BCA Anda maupun rekening Bank lain. Nasabah juga diberikan kenyaman non ARO, ARO Plus, maupun ARO. Pastinya semua jenis deposito yang satu ini tersedia dalam mata uang rupiah.

2. Deposito Valas

Jenis yang kedua adalah deposito valas. Deposito tersebut tersedia dalam kurs mata uang asing. Apa saja mata uangnya sudah dijelaskan di poin sebelumnya. Dilansir dari website BCA, setidaknya nasabah dapat memilih 9 macam mata uang asing yang ingin dijadikan deposito.

Jangka waktu yang bisa nasabah pilih juga bervariasi mulai dari 1, 3, 6, maupun 12 bulan. Proses transfernya juga cukup fleksibel dan bunga akan ditransfer secara otomatis. Nasabah juga bisa saja memilih suku bunga untuk ditransfer menuju ke rekening bank lainnya.

Jika pada Rupiah deposito memiliki interest rate 2 %pa setiap bulan maka berbeda pada deposito valas. Setiap mata uang memiliki interest rate berbeda. Tak hanya dibedakan berdasarkan kurs mata uang saja, karena bergantung pada jumlah depositonya juga mengenai interest rate. Masih berdasarkan website BCA, income tax fee yang ditawarkan 20% dari jumlah deposito interest pada deposito valas. Sekarang Anda sudah lebih memahami tentang produk deposito dari BCA bukan. Anda bisa pilih yang sesuai kebutuhan penyimpanan uang jangka panjang.

Sumber :

https://www.bca.co.id/en/Individu/produk/simpanan/Deposito-Berjangka

https://www.cermati.com/deposito/bca-deposito-berjangka-rupiah

https://finansial.bisnis.com/read/20210920/90/1444273/daftar-suku-bunga-deposito-terbaru-bca-bank-mandiri-bni-dan-bri

https://www.cermati.com/deposito/bca-deposito-berjangka-valas