Berita Pinjol Hari Ini dan Cara Hindari Pinjol Ilegal

Pada berita pinjol hari ini, Satgas Waspada Investasi atau SWI berusaha memberantas pinjaman online (pinjol) ilegal bersama menutup 116 entitas.

Tongam Lumban Tobing  selaku Ketua Satgas Waspada Investasi mengungkapkan sejumlah ratusan pinjol ilegal itu ditemukan di dalam patroli siber yang tetap beroperasi di dunia maya lewat aplikasi jaringan telekomunikasi seluler.

Pihaknya terhitung terus laksanakan siber patrol dan menutup aplikasi dan web pinjol ilegal yang tetap beroperasi, supaya masyarakat tidak jadi korban

Selain menghentikan operasional pinjol ilegal, SWI lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terhitung udah meneruskan daftar pinjol ilegal berikut kepada pihak Kepolisian ditangani secara hukum terhitung jadi berita pinjol hari ini

Tongam, di dalam berita pinjol hari ini menolong pernyataan Mahfud MD selaku Menteri Koordinator Bidang Polhukam atau Politik, Hukum dan Keamanan yang menyatakan mpo88 bahwa perjanjian pinjaman online ilegal di dalam beroperasi dinyatakan tidak mencukupi syarat perjanjian yang benar dan tidak sah.

Tongam menekankan, kalau banyak masyarakat udah jadi korban pinjaman online ilegal dan beroleh ancaman dan juga teror kekerasan disarankan untuk segera melapor ke Kepolisian.

Sejak 2018 hingga bersama Oktober 2021 ini Satuan Tugas Waspada Investasi udah menutup sebanyak 3.631 pinjol illegal.

Cara Menghindari Jerat Pinjol Ilegal

Pinjol ilegal sukses membuat masyarakat resah, kecemasan hingga mengalami beragam efek psikologis layaknya stress, depresi, paling kritis tersedia yang bunuh diri karenanya. Meski tersedia badan pengawasan layaknya di berita pinjol hari ini, tersedia baiknya kita jelas cara menjauhkan jerat pinjol ilegal.

Per bulan Juli 2021 oleh Satgas Waspada Investasi (SWI) udah menutup 172 pinjol ilegal. Anggota SWI ini tediri berasal dari 13 kementerian terhitung lembaga. Penutupan pinjol ilegal di bulan ini menaikkan panjang daftar keseluruhan yang udah ditutup. Data berasal dari SWI, sejak 2018 hingga Juli 2021 udah tersedia 3.365 entitas pinjol ilegal yang diberantas.

Tapi lagi lagi, teknologi semakin canggih maka semakin maju dan canggih pula para oknum ini ‘mengkloning’ aplikasinya. Satu ditutup, sepuluh muncul. Pertumbuhan mereka ini layaknya jamur di musim hujan.

Oleh sebab itu, kita kudu membentengi diri dan berhati-hati dapat segala modus yang dilancarkan oleh pinjol ilegal.

1.            Mengabaikan iklan menggiurkan dan pinjaman bersama bunga besar

Cara pertama adalah bersama mengabaikan. Seperti yang dijelaskan di atas, bahwa pinjol ilegal ini ‘mainnya’ di SMS, telepon, WhatsApp. Jika menerima penawaran pinjaman di medium berikut sebaiknya abaikan saja.

2.            Melakukan pemeriksaan pinjaman berasal dari web formal OJK dan AFPI

Yang kedua, laksanakan pemeriksaan di web formal AFPI dan OJK. Mudah sekali kalau berkenan mengecek apakah pinjol berikut terdaftar atau tidak.

Di web AFPI anggota navigasi atas silahkan klik ‘komunitas’ lantas ‘daftar fintech pendanaan’.

3.            Memastikan legalitas dan rekam jejak digital platform pinjaman online

Bisa laksanakan browsing bersama memasukkan kata kunci platform pinjaman online. Nantinya dapat terlihat riwayat berasal dari platform ini.

4.            Meneliti syarat dan ketentuan pinjaman

Sebelum mengajukan pinjaman, sebaiknya periksa lebih-lebih pernah syarat terhitung ketentuan pinjaman. Syaratnya apa saja yang diminta, sesudah itu perhatikan bunga dan tenor pinjaman.

5.            Mewaspadai penyalahgunaan information pribadi

Perlu perhatikan information pribadi yang diminta. Untuk pinjol ilegal mereka dapat meminta akses seluruh kontak di ponsel. Inilah celah yang digunakan mereka untuk menjerat nasabah dan laksanakan penagihan bersama cara yang tidak wajar.

6 Bahaya Pinjol Ilegal yang Perlu Kamu Waspadai

Isu yang sedang santer beredar mengenai pinjaman online alias pinjol ilegal ini memang tidak pernah ada habisnya. Khususnya soal pengaduan teror yang diterima hingga perlakukan intimidasi dari paraa penagih hutang pinjol kepada korbannya. Sebenarnya, apa sih bahaya pinjol ilegal yang perlu kamu tahu dan waspadai?

Bahaya Pinjol Ilegal yang Perlu Diwaspadai

Ada beberapa bahaya yang cukup mengerikan jika kamu bermain-main dengan pinjaman online ilegal. Bahkan, bahaya tersebut bisa judi online mengintaimu setiap saat. Lantas, apa saja bahaya dari pinjaman online ilegal ini? Berikut penjelasan lengkapnya.

1.      Bunga Tinggi

Jeanny Sari Sirati selaku pengacara dari Publik LBH Jakarta mengatakan bahwa bahaya yang paling umum ada di pinjaman online ilegal ini adalah jeratan suku bunga yang cukup tinggi.

Menurut sejumlah pengaduan yang diterima oleh LBH Jakarta, bunga dari pinjaman online ini bahkan jauh lebih tinggi dari bank. Bahkan, untuk per harinya saja suku bunga yang ditetapkan bisa mencapai 4 persen.

2.      Biaya Administrasi yang Besar

Ternyata, bahaya pinjaman online ini tidak hanya dari segi bunganya saja yang tinggi, melainkan juga biaya administrasinya yang tergolong besar. Bahkan, ada juga pinjaman online yang mengenakan biaya administrasi sampai 30 persen dari total pinjamannya.

3.      Tenor yang Singkat

Pada umumnya, pinjaman online ini akan memberikan pinjaman dengan tenor peminjaman yang terbilang sangat singkat. Hal ini tentunya bisa membuat para peminjam menjadi kelabakan untuk segera melunasi dan mengembalikan dana pinjamannya tersebut.

Hal ini tentu akan sangat memberatkan para peminjam, dimana dengan tenor yang singkat maka akan cukup sulit untuk segera mengembalikannya.

4.      Menyebarkan Data Pribadi Para Peminjam

Dikatakan juga bahwa para perusahaan pinjaman online ilegal ini pada umumnya akan mengakses data pribadi para peminjamnya tanpa batasan dan tanpa seijin dari si pemilik data.

Hal ini sangat sering terjadi, bahkan tidak sedikit juga perusahaan pinjaman online yang menyebarkan data diri dari peminjam ke teman-teman peminjam, ke berbagai media sosial yang ada, dan hal ini tidak akan ada batasannya.

5.      Teror dan Intimidasi Berkelanjutan

Ketika pihak peminjam tidak bisa membayar pinjaman tepat waktu, maka pihak perusahaan pinjaman online ini akan mengerahkan debt collector untuk melakukan beragam jenis penagihan.

Namun sayangnya, penagihan ini sering dilakukan dengan cara memberikan teror dan intimidasi kepada para korbannya. Intimidasi yang dilakukan ini, mulai dari pengancaman, penipuan, penyebaran data pribadi para peminjam, hingga pelecehan seksual yang dilakukan oleh pihak pinjol kepada nasabahnya.

Hasil survei aduan yang ada di LBH bahkan sudah mencatat bahwa ada 72,08 persen pengguna pinjaman online yang merupakan perempuan. Dimana 22 persen diantaranya sudah mengalami banyak tindak kekerasan.

6.      Tidak Memiliki Izin dan Tidak Dilindungi oleh OJK

Pada perusahaan pinjaman online ilegal ini pada umumnya tidak terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Akibatny, ketika ada tindakan intimidasi yang dilakukan terhadap para nasabahnya, korban tidak bisa mengadukan hal tersebut dan tidak bisa meminta pertolongan ke OJK.

Hal ini tentu membuat para korbannya merasa frustasi. Bahkan, ada juga beberapa nasabah yang rela mengorbankan nyawanya demi mengakhiri teror dari pihak pinjaman online tersebut. Jadi, inilah bahayanya jika kamu memilih untuk meminjam uang di pinjaman online ilegal yang tidak terdaftar di OJK. Oleh sebab itu, sebelum kamu memutuskan untuk meminjam dana secaa online, maka pastikan bahwa pihak pinjamannya resmi dan sudah berbadan hukum.